Olahraga yang Cocok dengan Fase Menstruasi, Apa Saja itu?

Seorang wanita dewasa yang sehat dan normal akan mengalami 4 tahapan fase menstruasi setiap periodenya yang sering disebut sebagai masa haid. Empat tahapan fase menstruasi meliputi fase pendarahan/menstruasi, folikuler (pra ovulasi), ovulasi, dan luteal (pasca ovulasi). Fase haid yang normal  berkisar antara 28 – 29 hari, namun masa haid/menstruasi bervariasi bagi setiap wanita. Hampir 90% wanita memiliki fase haid 25-35 hari, sekitar 10% – 15% yang memiliki fase haid 28 hari, dan beberapa wanita memiliki fase yang tidak teratur. Umumnya, lama masa menstruasi berlangsung selama 3-7 hari.

Menstruasi sendiri merupakan proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar, dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan. Proses menstruasi adalah peluruhan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan terjadinya perdarahan. Dalam tubuh wanita dewasa, fase menstruasi dijelaskan melalui empat tahap fase menstruasi. Bagan dari empat tahapan fase menstruasi dalam fase 28 hari diberikan seperti berikut.

Hari pertama pada fase menstruasi dihitung sebagai hari pertama fase, pada umumnya selang waktu fase menstruasi adalah hari 1 sampai 5. Kemudian berlanjut ke fase ke dua yang biasanya berlangsung hari 6 sampai 13. Selanjutnya ke fase ovulasi yaitu pada hari 14 terhitung dari hari pertama keluarnya darah menstruasi. Berikutnya ke fase terakhir dalam fase menstruasi yaitu fase pasca ovulasi yang pada umumnya berlangsung pada hari 15 sampai 28.

Olahraga yang Cocok untuk Setiap Fase Menstruasi

So, waktunya mengenal fase menstruasi bulanan kamu lebih jauh nih supaya bisa menyeimbangkan dengan aktivitas yang dilakukan. Misalnya jenis olahraga yang cocok sesuai dengan fase yang sedang dijalani

1. Fase Menstruasi

Dalam satu fase menstruasi dalam waktu sebulan, setidaknya ada 4 fase perubahan kondisi tubuh yang dialami perempuan. Yang pertama adalah Fase Menstruasi atau bleeding phase, yaitu tahapan di mana tubuh mengeluarkan darah haid selama 5-7 hari. Di masa ini, kadar hormon yang ada dalam tubuh perempuan cenderung rendah.

Selama dalam periode menstruasi, tubuh disarankan untuk lebih banyak beristirahat terutama di hari-hari pertama. Olahraga ringan juga dianjurkan untuk menyeimbangkan horon di dalam tubuh, tapi pilih yang ringan dan membuat diri lebih relaks. Misalnya saja jalan kaki, yoga, atau jogging kecil di sekitar rumah.

2. Fase Folikular

Selanjutnya adalah Fase Folikular, yaitu masa di antara periode menstruasi dan masa ovulasi. Ketika memasuki masa ini, tingkat hormon estrogen perlahan meningkat dan berlangsung antara 7-10 hari.

Fase kedua adalah waktu yang tepat untuk mulai berolahraga dengan energik. Misalnya saja cardio based workout seperti running, dancing, bersepeda dan sebagainya. Tahapan folikular ini juga dinilai sebagai waktu yang tepat jika ingin mencoba olahraga baru.

3. Fase Ovulasi

Tahap ketiga adalah Fase Ovulasi, yaitu ketika sel telur telah diproduksi dan siap dibuahi. Menginjak masa ini, kadar hormon estrogen dan luteinizing berada dalam masa puncak dan berlangsung sekitar 3-4 hari.

Saat sel telur telah mencapai kondisi siap dibuahi, tubuh juga mengalami peningkatan energi. Inilah salah satu momen di mana tubuh punya banyak energi, sehingga disarankan untuk melakukan olahraga yang tepat seperti HIIT atau pilihan olahraga intensif lainnya seperti kickboxing.

4. Fase Luteal

Terakhir adalah Fase Luteal yang berada di antara masa ovulasi dan menstruasi kembali. Hormon progesteron mencapai puncaknya pada tahapan ini. Di akhir tahap Luteal, kadar hormon progesteron, estrogen dan testosteron mencapai titik terendah. Momen di mana PMS sering terjadi ini biasanya berlangsung sekitar 10-14 hari.

Melakukan olahraga di masa Luteal ini juga penting sambil mempersiapkan tubuh menyambut periode menstruasi berikutnya. Sementara itu, olahraga yang disarankan ketika memasuki masa ini adalah low impact workout seperti pilates dan yoga. Ketika memasuki masa puncaknya, biasanya tubuh cenderung akan terasa semakin kehilangan energi.

Demikian 4 fase siklus menstruasi yang terjadi pada tubuh wanita. Ingin tahu lebih tentang permasalahan dan cara mengatasi menstruasi? Kunjungi charmgirlstalk.com, Charm Girl’s Talk merupakan situs edukasi menstruasi secara online. Karena situs ini memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman edukasi menstruasi di Jepang selama lebih dari 60 tahun, PT Uni-Charm Indonesia Tbk percaya ini akan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan menstruasi bagi konsumen di Indonesia.

Selain itu, di Charms girl’s talk juga ada online class yang akan mengulas semua permasalahan wanita. Yuk kunjungi website Charms girl’s talk dan daftar jadi membernya agar #TakAdaMomenTerlewatkan

Semoga dapat menambah wawasanmu, ya. Yuk, sebarkan artikel ini ke teman-temanmu yang lain biar mereka tahu.