Kesehatan

KENALI JENIS DAN MANFAAT DARI BPJS KETENAGAKERJAAN

Summary

Buat yang pegawai, kamu telah tercatat dalam program BPJS Ketenagakerjaan belum? Buat yang telah tercatat, tahu tidak sich program apa yang ada? Jujur, saya sendiri telah 10 tahun bekerja dan turut program BPJS Ketenagakerjaan (dulu JAMSOSTEK). Sejauh ini, saya tak […]

Buat yang pegawai, kamu telah tercatat dalam program BPJS Ketenagakerjaan belum? Buat yang telah tercatat, tahu tidak sich program apa yang ada?

Jujur, saya sendiri telah 10 tahun bekerja dan turut program BPJS Ketenagakerjaan (dulu JAMSOSTEK). Sejauh ini, saya tak pernah memeriksa program apa yang saya punyai di BPJS ketenagakerjaan. Umumnya yang saya saksikan cuman saldo JHT, tetapi program lainnya saya acuhkan. Kamu juga tidak?

Yok coba kita cari info, sebenernya ada program apa sich yang berada di BPJS Ketenagakerjaan? Program apa yang telah kita turuti, baik mendaftarkan sendiri atau didaftarkan oleh perusahaan?

Saat sebelum tahu programnya, kita perlu mengenal dahulu apa sich BPJS Ketenagakerjaan itu? BPJS Ketenagakerjaan ialah sebuah agunan sosial dan perlindungan (pelindungan) untuk karyawan Indonesia atau karyawan asing yang bekerja di Indonesia sekurangnya 6 bulan. BPJS Ketenagakerjaan tersebut sebagai hasil alih bentuk dari PT Jamsostek. Awalnya PT Jamsostek berikut yang mengurus permasalahan perlindungan dan agunan sosial ketenagakerjaan di Indonesia dan bertanggungjawab langsung ke Presiden. Dengan alih bentuk itu, semua aktivitas dan beberapa program dari PT Jamsostek diarahkan ke BPJS Ketenagakerjaan hingga peserta Jamsostek tak perlu kembali lakukan registrasi ulangi.

 

Ada empat program yang berada di BPJS Ketenagakerjaan:

 

  1. Program Agunan Hari Tua ( JHT )

Program ini diperuntukkan untuk karyawan sebagai tabungan saat masuk periode pensiun (56 tahun). Besaran pungutan tiap bulannya ialah 5,7% dari keseluruhan upah yang diterima karyawan atau karyawan dengan perincian, 2% dibayarkan oleh karyawan dan 3,7% dibayarkan perusahaan atau pemberi kerja.

 

Peserta JHT akan terima faedah berbentuk uang kontan yang dibayarkan sekalian. Besarannya seperti jumlah pungutan ditambah lagi hasil pengembangannya. Uang itu diberi jika peserta capai umur 56 tahun, wafat, atau cacat keseluruhan masih. JHT bisa juga diambil beberapa bila peserta capai kepesertaan sepanjang 10 tahun dengan ketetapan :

 

– Diambil 10% dari keseluruhan saldo sebagai penyiapan pensiun

– Diambil 30% dari keseluruhan saldo untuk kepentingan KPR

Tetapi harus dipahami jika ambil beberapa itu cuman dapat dilaksanakan sekali sepanjang jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bila peserta JHT wafat, karena itu faedah JHT akan dikasih ke pewaris dari peserta: suami/istri, anak, orangtua, cucu, saudara kandungan, mertua, atau faksi yang lain dipilih pada warisan.

 

  1. Program Agunan Kecelakaan Kerja ( JKK )

Program ini memberi pelindungan atas risiko kecelakaan yang terjadi dalam jalinan kerja diawali pada pergi sampai pulang kerja dan penyakit karena lingkungan kerja. Pungutan program JKK bervariatif dimulai dari 0,24% sampai 1,74% bergantung tingkat risiko di pada lingkungan kerja. Tingkat risiko itu akan dipelajari tiap dua tahun sekali.

 

Program JKK mempunyai faedah berbentuk service kesehatan, santunan uang (pergantian ongkos transportasi, sementara tidak sanggup bekerja/STMB, cacat, kematian dan ongkos pemakaman), program kembali bekerja, dan lain-lain.

 

  1. Program Agunan Kematian (JK)

 

Program JK akan memberi keuntungan ke pewaris karyawan yang alami bencana wafat bukan akibatnya karena kecelakaan kerja. Kenaikan faedah ada pada santunan sekalian, santunan periodik dan ongkos penyemayaman dengan keseluruhan santunan sejumlah Rp24.000.000 dan pemberian beasiswa untuk anak karyawan yang ditinggal sejumlah Rp12.000.000 untuk peserta yang telah masuk periode pungutan 5 tahun. Pemberian beasiswa ini sebagai tambahan faedah pada Agunan Kematian yang awalnya tidak ada. Ini dikasih ke peserta supaya jika terjadi risiko wafat, keluarga yang ditinggal, khususnya anak dari karyawan, memperoleh kontribusi ongkos yang ditujukan untuk pengajaran. Dengan pungutan sebesar 0,3% dari gaji yang disampaikan, peserta telah terlindung pada program Agunan Kematian.

 

  1. Program Agunan Pensiun

Agunan pensiun ialah agunan sosial yang mempunyai tujuan untuk kehidupan yang pantas untuk peserta atau pewarisnya dengan memberi pendapatan sesudah masuk umur pensiun, cacat keseluruhan masih, atau ke pewaris untuk peserta yang wafat.

 

Pungutan untuk program agunan pensiun sejumlah 3% dari keseluruhan upah tiap bulan yang terbagi dalam 2% dibayar oleh perusahaan atau pemberi kerja dan 1% dibayarkan oleh peserta lewat mekanisme potong upah tiap bulan.

 

Faedah program agunan pensiun, diantaranya:

 

– Faedah Pensiun Hari Tua (MPHT)

Diberi uang kontan bulanan ke peserta yang sudah penuhi periode pungutan minimum 15 tahun atau 180 bulan, diawali semenjak periode umur pensiun sampai wafat.

 

– Faedah Pensiun Cacat (MPC)

Diberi uang kontan bulanan ke peserta yang alami cacat keseluruhan masih karena kecelakaan atau penyakit sampai peserta wafat atau sampai peserta sanggup bekerja kembali.

 

– Faedah Pensiun Janda/Duda (MPJD)

Diberi uang kontan bulanan ke janda/duda sebagai pewaris s/d wafat atau menikah kembali. Ketentuannya peserta sudah mempunyai periode iur 15 tahun.

 

– Faedah Pensiun Anak (MPA)

Diberi uang kontan bulanan ke anak sebagai pewaris peserta (optimal dua orang anak) s/d umur anak capai 23 tahun, atau sampai menikah atau bekerja.

 

– Faedah Pensiun Orang Tua (MPOT)

Faedah ini dikasih ke orangtua peserta bujang bila periode iuran kurang dari 15 tahun.

 

– Faedah Lumpsum

Faedah ini diberi bila peserta masuk periode pensiun, tetapi periode iur belum capai 15 tahun. Diberi berbentuk uang kontan hasil penumpukan keseluruhan pungutan ditambahkan hasil pengembangannya.

Untuk beberapa program ini pembayaran dilaksanakan tanggal 15 bulan tiap bulannya, bila terjadi ketertinggalan akan dikenai denda 2% dari pungutan bulanan.

Saat ini kita ketahui kan program dalam BPJS Ketenagakerjaan dan hak-hak apa yang kita punyai. Jadi kamu telah tercatat di program apa sajakah? Yok kita bertanya ke sisi HR masing masing! Bila ada beberapa hal yang tidak diharapkan, sekurang-kurangnya kita ketahui program yang mana dapat kita pakai sebagai perlindungan di kehidupan kita.

Informasi akurat tentang keuangan bisa mengunjungi https://jalantikus.com/finansial/