7 Tips Penyimpanan Vanili yang Baik

 

 

 

Penyimpanan vanilivanili adalah penambah aroma yang sering digunakan untuk aneka produk kue dan juga minuman. Vanili memiliki aroma yang harum dan kuat, sehingga cocok untuk digunakan pada produk kue dan juga makanan manis lainnya.

Aroma wangi vanili dapat hilang jika vanili tidak disimpan dengan baik. Penyimpanan vanili yang baik akan menjaga keawetan aromanya selama masa penyimpanan. Pemeriksaan selama masa penyimpanan diperlukan untuk memastikan supaya vanili bebas kutu gudang dan aman dari hama seperti Necrobia rufipes dengan cara fumigasi gudang vanili dengan obat fumigasi fumigan yang mempunyai kandungan bahan aktif karbondioksida (CO2) dan juga fosfin yang memang peruntukannya khusus untuk komoditi pangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, vanili tersebut dipastikan bebas dan aman dari kutu gudang Berikut ini adalah 7 tips penyimpanan vanili yang baik agar aromanya tetap terjaga.

Kemasan vakum

Penyimpanan vanili yang baik pertama yaitu dengan menggunakan kemasan vakum. Vanili yang dijual dari toko biasanya dikemas dalam kemasan berupa plastik vakum.

Kemasan vakum berfungsi untuk menjaga aroma harum dari vanili agar tetap awet. Supaya vanili tetap awet, maka sebaiknya tidak memindahkan vanili yang sudah dikemas dalam kemasan vakum.

Jika sudah terlanjur membuka kemasan vakumnya dan vanili tidak digunakan segera, maka Anda bisa menyimpannya di wadah lain yang bersifat kedap udara.

Melapisi dengan gula pasir

Penyimpanan vanili supaya aromanya tetap awet yang selanjutnya yaitu dengan cara melapisinya dengan gula pasir. Gula pasir dapat menjaga aroma vanili agar tetap awet.

Dengan melapisi vanili menggunakan gula pasir, maka gula pasir dapat mengatur tingkat kelembaban vanili. Kelembaban yang terlalu rendah ataupun tinggi akan memudahkan aroma wangi dari vanili menghilang.

Jangan memasukan ke dalam kulkas

Penyimpanan vanili yang baik selanjutnya yaitu tidak menyimpan vanili di dalam kulkas. Menyimpan vanili di dalam kulkas dapat mempengaruhi munculnya jamur.

Sirkulasi udara di dalam kulkas dapat membuat vanili menjadi kering. Vanili yang kering akan mudah ditumbuhi oleh beberapa jenis jamur dan dapat mengakibatkan hilangnya aroma vanili.

Beli dalam jumlah sedikit

Penyimpanan vanili yang baik berikutnya yaitu dengan membelinya dalam jumlah sedikit. Waktu konsumsi vanili yang dianjurkan yaitu dalam waktu 2 tahun.

Oleh karena itu, belilah vanili dalam jumlah yang sedikit agar bisa dikonsumsi dengan segera. Dengan mengkonsumsi vanili dalam waktu yang cepat, maka vanili juga masih memiliki kesegaran yang baik dan aroma yang juga masih kuat dan harum.

Rehidrasi vanili

Penyimpanan vanili agar aromanya tetap awet dapat dilakukan dengan cara merehidrasi vanili yang telah kering. Vanili yang sudah mengering akan mudah pecah atau hancur, namun hal ini bisa diatasi dengan cara merendamnya di dalam air panas (bukan air mendidih) selama beberapa jam.

Vanili yang direndam di dalam air panas, kulitnya akan melembut dan menjadi lebih lunak. Jika vanili tidak ingin digunakan segera, maka setelah direndam vanili sebaiknya segera dikeringkan dan disimpan secara hati-hati.

Simpan dalam wadah yang terbuat dari kaca

Penyimpanan vanili agar aromanya tetap awet yaitu dengan menyimpannya di dalam wadah yang terbuat dari kaca. Wadah yang terbuat dari kaca yaitu seperti toples atau gelas kaca yang memiliki tutup rapat.

Wadah berbahan kaca memiliki tingkat kekedapan udara yang tinggi, sehingga sulit untuk dilewati udara dari luar yang dapat menyebabkan vanili menjadi lembab dan mudah berjamur. Biasanya vanili yang disimpan di dalam wadah gelas kaca kecil dijual di toko-toko bahan kue dengan warna gelas kaca coklat.

Apa yang harus dilakukan dengan vanili yang sudah berjamur?

Vanili yang sudah berjamur sayang sekali untuk dibuang karena sebenarnya masih dapat digunakan. Vanili berjamur karena penyimpanan vanili tersebut tidak dilakukan dengan baik dan cermat, sehingga jamurpun dapat tumbuh dengan mudah.

Namun, ternyata vanili yang sudah berjamur tetap dapat digunakan lho yaitu dengan cara menyikatnya dengan menggunakan sikat gigi. Menyikati permukaan vanili secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi dapat memindahkan sebagian besar spora jamur.

Setelah menyikati permukaan vanili yang berjamur, maka selanjutnya keringkan vanili dengan menggunakan handuk bersih dan biarkan selama beberapa jam untuk menunggu air menghilang sepenuhnya dari permukaan vanili yang baru dicuci.