7 Manfaat Bawang Bombay Selain untuk Pelengkap Masakan

Di Indonesia, penggunaan bawang bombay dalam masakan relatif masih kurang populer dibanding penggunaan bawang merah dan bawang putih. Padahal, ada beberapa manfaat bawang bombay bagi kesehatan.

Sama halnya dengan bawang merah dan bawang putih, bawang bombay tumbuh di bawah tanah.  Tanaman dengan nama latin Allium cepa ini memiliki dua jenis yakni bawang bombay merah dan bawang bombay putih.

Berikut ini 7 manfaat bawang bombay yang jarang diketahui seperti dilansir dari Healthline:

1. Kesehatan jantung

Bawang bombay mengandung antioksidan dan senyawa yang melawan peradangan, menurunkan trigliserida, dan menurunkan kadar kolesterol jahat yang memicu risiko penyakit jantung. Sifat anti-inflamasi yang kuat juga dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan melindungi dari pembekuan darah.

Selain itu, bawang bombay juga mengandung antioksidan flavonoid yang sangat terkonsentrasi pada bawang. Senyawa ini dapat membantu menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi.

2. Sumber antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang menghambat oksidasi, suatu proses yang menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi pada penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Bawang bombay adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Faktanya, mereka mengandung lebih dari 25 jenis antioksidan flavonoid yang berbeda.

3. Pengobatan kanker

Makan sayuran dari genus Allium seperti bawang bombay sudah lama dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu, termasuk kanker lambung dan kolorektal.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi allium dalam jumlah tinggi, lebih kecil kemungkinannya untuk didiagnosis dengan kanker perut.

Sifat melawan kanker ini telah dikaitkan dengan senyawa sulfur dan antioksidan flavonoid yang ditemukan dalam allium. Manfaat bawang bombay juga mengandung fisetin dan quercetin, antioksidan flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan tumor.

4. Mengontrol tekanan darah

Makan bawang bombay juga dapat membantu mengontrol gula darah, yang sangat penting bagi penderita diabetes atau pradiabetes.

Sebuah penelitian pada 42 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa makan 100 ons bawang segar bisa mengurangi kadar gula darah sekitar 40 mg setelah empat jam.

5. Kepadatan tulang

Manfaat bawang bombay juga terkait dengan kesehatan tulang. Sebuah penelitian pada 24 wanita paruh baya dan pasca-menopause menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 3,4 ons jus bawang setiap hari selama delapan minggu, telah meningkatkan kepadatan mineral tulang.

6. Kesehatan pencernaan

Bawang kaya akan serat dan prebiotik, yang diperlukan untuk kesehatan usus. Prebiotik adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna yang diuraikan oleh bakteri usus yang baik untuk pencernaan.

Manfaat bawang bombay juga sangat kaya akan inulin prebiotik dan fruktooligosakarida. Ini membantu meningkatkan jumlah bakteri ramah di usus dan meningkatkan fungsi kekebalan.

7. Menu diet yang lezat dan mudah

Bawang bombay adalah bumbu dapur yang mudah ditemukan di seluruh dunia. Mereka memberi rasa gurih pada makanan, dan dapat dinikmati baik mentah atau dimasak.

Belum lagi, mereka bisa meningkatkan asupan serat, vitamin dan mineral. Banyak resep makanan di dunia bergantung pada keberadaan bawang bombay. Di Indonesia, bawang bombay juga seringkali dijadikan sebagai pengganti dari bawang merah.

Jika Kamu bingung mendapatkan bawang merah dengan kualitas terbaik di masa pandemi seperti saat ini, Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya di TaniHub. Dengan TaniHub Kamu tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk pergi ke pasar untuk membeli sayuran. Cukup duduk manis di rumah, pilih bawang Bombay yang ingin dibeli, bayar dan tinggal tunggu bawang bombay yang Kamu pesan akan diantar langsung ke depan pintu. Mudah bukan?  😊